-->

8 Kelainan Telinga Yang Patut Diwaspadai

Telinga adalah salah satu alat indra kita yang berfungsi untuk mendengar suara di sekeliling. Telinga manusia terdiri atas 3 bagian, yakni telinga luar,  telinga tengah, dan telinga dalam. Telinga luar terdiri atas daun telinga dan lubang telinga.

Daun telinga terdiri atas tulang rawan, cuping telinga terdiri atas lemak. Daun telinga berfungsi menerima setiap suara yang masuk. Untuk menjaga agar benda asing tidak masuk ke telinga, di depan lubang telinga ditumbuhi rambut-rambut halus.  Sedangkan telinga tengah yang berfungsi menjaga keseimbangan udara di dalam telinga adalah saluran eustachius.

Kelainan Telingan Yang Patut Diwaspadai
Waspadai Kelainan Telinga
Di dalam telinga tengah juga terdapat gendang telinga yang berfungsi menerima gelombang bunyi. Tidak hanya itu, di dalm telinga tengah juga terdapat 3 tulang yang berfungsi mengalirkan getaran. Yaitu tulang martil, tulang landasan dan tulang sanggurdi.

8 Penyakit Pada Telinga


Seperti bagian tubuh lainnya, fungsi telinga juga sangat penting dalam aktivitas atau kegiatan kita setiap saat, sehingga kondisi telinga harus dijaga serta dirawat dengan baik. Agar terhindar dari penyakit atau gangguan pada telinga, ayo kenali dulu jenis penyakitnya. Kelainan – kelainan atau penyakit yang bisa dialami oleh telinga adalah :


1. Penyakit meniere
Penyakit ini diakibatkan oleh peningkatan jumlah cairan di dalam labyrin, dan biasanya menyerang orang dewasa. Anda harus mengunjungi dokter THT  untuk mengobatinya 

2. Labirintitis
Penyakit ini dapat disebabkan oleh adanya infeksi atau geger otak yang ditandai dengan gejala telinga yang berdengung diiringi  perasaan  mual dan muntah. Penyakit ini biasanya mencul dari telinga bagian dalam 

3. Kotoran menumpuk
Ketika kita jarang membersihkan telinga, pendengaran kita akan terganggu akibat getaran suara yang dihalangi oleh kotoran yang menumpuk. Untuk itu, rajinlah membersihkan telinga. Namun jangan menggunakan benda–benda yang yang dapat melukai telinga. Anda bisa menggunakan cotton bud

4. Penyakit perikondritis
Penyakit ini dapat disebabkan oleh adanya bissul di telinga, telinga berdarah akibat digaruk dengan kuku yan tajam pada saat gatal, atau gigitan serangga yang akhirnya menimbulkan infeksi. Agar infeksi tidak meneyebar ke bagian lain, sebaiknya segera periksakan telinga anda ke dokter spesialis 

5. Radang telinga
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dan virus yan menyerang anak–anak. Rasa sakit pada bagian telinga, gangguan pendengaran dan suhu tubuh yang meningkat (demam)

6. Tuli konduksi
Penyakit ini adalah penyakit yang membuat telinga tidak dapat mendengar akibat penghantar getaran suara telah terganggu oleh pecahnya gendang telinga, rusaknya saraf pendengaran, saluran telinga yang tersumbat dan terjadi pengapuran pada tulang pendengaran

7. Tinnitus
Meski termasuk ringan, adanya penyakit jenis ini cukup mengganggu kita dalm beraktifitas. Bagi penderita tinnitus, telinganya akan terasa berdengung setiap saat dan akan hilang dengan sendirinya. Namun jika tidak juga sembuh dalam 3 hari, sebaiknya segera ke dokter untuk mengetahui secara jelas penyakit apa yang sebenarnya anda alami  

8. Tuli mendadak 
Telinga yang tiba–tiba saja tidak bisa mendengar suara apapun akan membuat kita merasa panic. Hal ini disebabkan oleh virus yang menyumbat aliran darah menuju pendengaran


Jika Anda memiliki ciri-ciri salah satu penyakit diatas, maka segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter Ahli THT terdekat. Tidak hanya mengakibatkan tuli permanen tapi banyak bahaya lain yang mungkin bisa menyerang. Karena Kelainan penyakit diatas merupakan Kelainan telinga yang patut diwaspadai

2 Komentar untuk "8 Kelainan Telinga Yang Patut Diwaspadai "

  1. Pernah tuh ane kena peridokritis, sampe akhirnya ada kayak berdarah tapi bercampur nanah. Semacam jerawat batu. Jadinya rada bindeng-bindeng dengerin suara sekitar.

    Kalau tinitus biasanya pas lagi naik pesawat gan ane kena-nya. Kabarnya sih karena tekanan udara yang berbeda di permukaan bumi sama di atas sana.

    BalasHapus
  2. Iya, mesti harus selalu hati - hati mas...

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel